Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Sabtu, 29 Desember 2018

Antisipasi DBD, Kecamatan Bubutan Berantas Sarang Nyamuk Lewat Program PSN

KIM-Gundih,
Genderang perang melawan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD)  mulai ditabuh oleh semua elemen masyarakat, tak terkecuali  Pemerintah Kota Surabaya lewat program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) selalu dikumandangkan dengan harapan mampu mengugah kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan memberantas sarang nyamuk.
Untuk merealisasikan program tersebut, Kecamatan Bubutan menggelar Apel Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Depan Pertokoan Dupak Grosir, Sabtu (29/12). Apel siaga tersebut dipimpin oleh Camat Bubutan, Eko Kurniawan.
Dalam sambutannya, Camat Bubutan mengajak semua warga masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan selalu  berupaya  melakukan  berbagai  tindakan preventive terhadap perkembangbiakan nyamuk.
“Nyamuk Demam Berdarah sangat berbahaya, dapat menularkan  virus dengue” terangnya.
Ditambahkannya, masyarakat mampu  terlibat  aktif dalam  rangka  mewaspadai  dan mengantisipasi penyakit DBD di wilayah Kecamatan Bubutan, dengan melakukan  Program PSN yakni  menguras tampungan air  dan memelihara  tanaman yang efektif mengusir nyamuk.
“Jentik nyamuk hanya bisa dibasmi dengan cara memutus rantai penularan dengan pemberantasan sarang nyamuk  DBD dengan melalui Gerakan Pemberdayaan Masyarakat,” tegasnya.
Camat Bubutan juga mengingatkan kepada peserta apel, kondisi peningkatan  curah hujan belakangan terakhir ini  dan perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap
perkembangbiakan nyamuk.
“ Saya menghimbau  pada seluruh  peserta apel  untuk  selalu melakukan pemantauan  pada tempat-tempat sarang nyamuk”, tukasnya.
Apel tersebut digelar dengan tujuan untuk mempersiapkan ibu-ibu pemantau jentik nyamuk  se Kecamatan Bubutan untuk lebih  giat memantau wilayah di masing-masing wilayah kelurahan.
Acara tersebut juga hadiri oleh Lurah Gundih, kepala Puskesmas Gundih , dan Ibu-Ibu Pemantau Jentik Nyamuk (PJN) se Kecamatan Bubutan. (Mustakim)



Print Friendly and PDF

Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Se Kecamatan BUBUTAN









Pencegahan nyamuk
Demam Berdarah dengan fogging
(penyemprotan) saja tidak cukup.
Jentik nyamuk hanya bisa dibasmi
dengan cara memutus rantai penularan
dengan pemberantasan sarang nyamuk
(PSN) Demam Berdarah Dengue yakni 3
M Plus melalui Gerakan Pemberdayaan
Masyarakat, Itulah pesan Camat
BUBUTAN Bpk. EKO KURNIAWAN ketika memimpin Apel Pemberantasan Sarang Nyamuk se Kecamatan BUBUTAN.
Apel bersama yang dilaksanakan pada
hari minggu tanggal 29 Desember 2018 dipertokoan Dupak Grosir.
Apel ini dimaksudkan untuk mempersiapkan ibu ibu pemantau jentik se Kecamatan agar lebih giat memantau wilayah dimasing masing wilayah kelurahan.
Pemberantasan Deman Berdarah (DB) dapat dilakukan dengan 3M plus yaitu menguras, menanam dan menutup tempat air dan juga melakukan pemeriksaan dari pemantau jebtik setiap minggunya.
Hadir dalam acara tersebut Camat, lurah dan perwakilan puskesmas juga tentunya ibu ibu pemantau jentik sekelurahan BUBUTAN.
Print Friendly and PDF

Jumat, 14 Desember 2018

OJK MINTA MASYARAKAT Waspada Pinjam Uang Di Online



KIM Surabaya – 12 Desember 2018. Otoritas Jasa Keuangan akan melakukan tindakan tegas terhadap penyelenggara fintech peer to peer lending (P2P) yang telah terdaftar atau berizin jika terbukti melakukan pelanggaran.
Sedangkan untuk P2P ilegal, OJK melalui Satgas Waspada Investasi melakukan sejumlah tindakan untuk memutus mata rantai aliran dana.
OJK menjelaskan bahwa keberadaan P2P merupakan bentuk alternatif pendanaan yang mempermudah akses keuangan masyarakat.
Namun, selain manfaat yang bisa didapat, masyarakat harus benar-benar memahami risiko, kewajiban dan biaya saat berinteraksi dengan P2P, sehingga terhindar dari hal-hal yang bisa merugikan.
Sesuai dengan POJK 77/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, OJK mengawasi penyelenggara P2P yang berstatus terdaftar atau berizin dan hingga 12 Desember 2018 telah mencapai 78 penyelenggara.
Penyelenggara P2P yang tidak terdaftar atau berizin di OJK dikategorikan sebagai P2P ilegal.
OJK mengingatkan bahwa keberadaan P2P ilegal tidak dalam pengawasan pihak manapun, sehingga transaksi dengan pihak P2P ilegal sangat berisiko tinggi bagi para penggunanya.
OJK melarang penyelenggara P2P legal mengakses daftar kontak, berkas gambar dan informasi pribadi dari smartphone pengguna P2P serta wajib memenuhi seluruh ketentuan POJK 77/2016 dan POJK 18/2018 mengenai Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.
Sesuai ketentuan POJK 77/2016, OJK dapat mengenakan sanksi sesuai dengan pasal 47, yaitu peringatan tertulis, denda, pembatasan kegiatan usaha sampai dengan pencabutan tanda daftar atau izin.
Mengenai pengaduan atau laporan masyarakat terkait P2P, OJK telah melakukan penelaahan dan telah berkoordinasi dengan P2P legal yang dipublikasikan di media telah melakukan pelanggaran.
OJK secara tegas akan mengenakan sanksi jika memang terbukti penyelenggara tersebut melakukan pelanggaran.
Berdasarkan penelahaan OJK, pengaduan masyarakat terkait P2P terdiri dari dua hal yaitu;
1. Nasabah tidak mengembalikan pinjaman tepat waktu, yang berujung pada perhitungan suku bunga dan penagihan
2. Perlindungan kerahasiaan data nasabah terkait dengan keluhan penagihan
Mengenai penanganan P2P ilegal, OJK yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi (SWI) telah menghentikan kegiatan sejumlah 404 P2P ilegal dan telah melakukan tindakan tegas kepada P2P ilegal berupa :
Mengumumkan ke masyarakat nama-nama P2P ilegal Memutus akses keuangan P2P ilegal pada perbankan dan fintech payment system bekerjasama dengan Bank Indonesia
Mengajukan blokir website dan aplikasi secara rutin kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Menyampaikan laporan informasi kepada Bareskrim Polri untuk proses penegakan hukum
OJK mengimbau kepada masyarakat agar membaca dan memahami persyaratan ketentuan dalam P2P terutama mengenai kewajiban dan biayanya. Hal yang harus dipahami adalah P2P lending merupakan perjanjian pendanaan yang akan menimbulkan kewajiban dikemudian hari untuk pengembalian pokok dan bunga utang secara tepat waktu sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak.
OJK juga meminta agar masyarakat dapat mengunjungi website www.ojk.go.id dan menghubungi kontak OJK 157 dan email konsumen@ojk.go.id untuk mendapatkan informasi kegiatan P2P dan mewaspadai keberadaan dan menghindari interaksi dengan P2P illegal.
Ke depan, OJK juga akan terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat bersama para stakeholders agar literasi masyarakat mengenai kegiatan pinjam meminjam uang berbasis teknologi dapat terus meningkat.
OJK akan terus memonitor dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengawasi perkembangan P2P dalam upaya mewujudkan industri P2P yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat.(TH)
Print Friendly and PDF

Minggu, 26 Agustus 2018

Kelurahan Gundih Gelar Jalan Sehat dan Karnaval Dalam Rangka Peringatan HUT RI ke 73


Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 73 tahun 2018, KIM Gundih dan Karang Taruna Gundih menggelar acara Jalan Sehat dan karnaval di Ruko Dupak Mutiara Surabaya, Minggu (26/8/2018) pagi.

Ratusan warga Gundih, mulai dari RW 01 sampai RW 10 turut serta dalam menyemarakkan kegiatan tersebut. Meriahnya kegiatan itu didasari oleh antusiasnya seluruh warga Gundih mengikuti senam pagi dan senam Lansia, yang dilaksanakan bersama-sama di Ruko Dupak Mutiara, dilanjutkan dengan Jalan Sehat mengelilingi wilayah Gundih.

Bapak Camat Bubutan yang sejak pagi hadir di tengah-tengah masyarakat menambah semangat tersendiri pada masyarakat

Tampak sosok-sosok pemimpin yang ada di wilayah Bubutan, betul – betul terlihat sangat bersahabat dengan masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan turut sertanya hadir gebyar jalan sehat.

Acara pemberangkatan  Jalan Sehat dibuka ibu lurah Gundih didampingi bapak camat dengan mengucapkan "Bissmillahirrohman nirrohim", ibu lurah memotong pita start yang menandakan peserta jalan sehat mulai berangkat.

Bapak camat bubutan pada kesempatan tersebut memberikan sambutan, Mudah – mudahan kegiatan ini menjadi kegiatan yang bermanfaat dan barokah sekaligus pak camat bubutan juga berpesan agar KARANG TARUNA yang masih muda-muda jangan mau kalah semangat nya dengan KARANG WERDA yang Usia nya sudah tua.









Kemeriahan acara tersebut dapat terselenggara atas kekompakan dari KIM Gundih , Karang Taruna Gundih dan partisipasi warga, serta  adanya Donatur berbagai pihak.

Diantaranya RSI IBI,Tokoh Terpal, Yayasan Adi Jasa,Best Land ,PT Pertamina, Dupak Grosir, PT Sarana Surya Sakti, CV Moeng, SIP,Ketua Karang Taruna Kecamatan dan lainnnya.(TH)
Print Friendly and PDF

Kamis, 26 Juli 2018

Cangkrukan 3 Pilar Kec. Bubutan Bersama Masyarakat

Sebagai upaya meningkatkan sistem keamanan lingkungan, tiga pilar Kecamatan Bubutan, yaitu pihak Kecamatan, Polsek dan Danramil menggelar acara cangkrukan yang diadakan pada hari Rabu, 25 Juli 2018 dan kali ini bertempat di RW 5 dilapangan Dupak Prahu Surabaya. Selain itu juga melakukan yustisi di tingkat RT/RW di wilayah sekitar untuk memberi rasa aman dan nyaman masyarakat.

Momentum cangkrukan itu jadi ajang bagi jajaran aparat keamanan untuk memberikan sejumlah imbauan-imbauan kepada masyarakatnya.

Cangkrukan itu pun jadi kesempatan bagi masyarakat mengutarakan curahan hatinya kepada tiga pilar berkaitan dengan kondisi lingkungannya.

Menurut Eko, Camat Bubutan, kegiatan ini sesuai perintah Wali Kota Surabaya. Selain melakukan pendataan penduduk nonpermanen, juga untuk mempersempit ruang gerak para penjahat yang ada di wilayah Bubutan.

“Warga yang tinggal di kos-kosan maupun rumah yang disewakan. Sebab, tempat tersebut kerap jadi jujukan warga baru dari luar daerah untuk mencari pekerjaan di Surabaya,”katanya, kemarin.

Eko menambahkan, kegiatan operasi yustisi dan cangkrukan tiga pilar adalah kegiatan rutin yang wajib dilakukan di tiap kelurahan wilayah Kecamatan Bubutan.“Mengimbau warga nonpermanen yang tinggal lebih dari 24 jam segera melaporkan identitas dirinya kepada RT/RW setempat tentang keberadaan mereka tinggal sementara,” imbuhnya.


“Peran serta masyarakat sangat penting, untuk mengawasi penduduk baru di wilayah masing-masing. Kalau nantinya ada penduduk yang mencurigakan jangan main hakim sendiri, melainkan segera melaporkanpihak berwajib di kelurahan setempat,” pungkasnya.

“Karena tidak mungkin petugas akan dapat bekerja dengan sendiri tanpa adanya peran dari masyarakat itu sendiri, sehingga mari kita bersama-sama untuk memerangi penyakit masyarakat, seperti peredaran Narkoba dan pelaku Miras,” ucap Yacobus


BABINSA Gundih Sertu Agus menyampaikan himbauan dan pesan Kamtibmas terhadap masyarakat. Untuk keamanan bersama umum nya di kelurahan Gundih dan lingkungan sendiri warga kelurahan gundih selalu menjaga kewaspadaan yang terkecil di lingkungan sendiri dan jangan lupa warga ada yang mencurigakan segera melaporkan pihak berwajib di kelurahan setempat.

Acar cangkruan tiga pilar tersbut, dihadiri pengurus LPMK, Ketua RW 1-10, Ketua RT 1-13 RW V, Babinkamtibmas, Babinsa, Ketua Karangtaruna, Ketua KIM, Kecamatan Bubutan, Kelurahan Gundih.

Semoga acara tersebut bisa berkelanjutan dan melaksanakan hasil pertemuan yang sudah disepakati.
Print Friendly and PDF

Sabtu, 12 Mei 2018

Pertemuan lintas sektoral PKM Gundih Triwulan II

Pertemuan yg dilaksankan 3 bulan sekali PKM Puskesmas Gundih yang meliputi Kel. Gundih dan Kel. Bubutan di Aula Kecamatan Bubutan hari Sabtu, 12 Mei 2018 yang dihadiri Camat Bubutan, Kepala Puskesmas Gundih, KUA.
Adapun susunan acara :
1. Pembukaan
2. Sambutan Camat Bubutan
3. Sambutan Kepala Puskesmas Gundih
4. Pemaparan materi PKM Oleh Kep. Puskesmas Gundih
5. Pemaparan tentang pentingnya ASI oleh Bpk. Sujipto puskes gundih

Sambutan Bpk. Camat Bubutan yang menyampaikan hidup sehat terutama musim pancaroba untuk meningkatkan kebersihan lingkungan terutama tempat sarang nyamuk
Dalam sambutan Kepala Puskesmas :
1. Menekankan kebersihan lingkungan terutama yang mengenai tempat berkembangnya nyamuk DBD
2. Pengenalan e-healt :


mempermudah layanan antrian
3. Survey KS (Keluarga Sehat)
4. Program tentang toga : diharapkan dapat berkembang dimasing2 RT.

Pemaparan PKM Triwulan II disampaikan Kepala Puskesmas Gundih :


1. 10 penyakit tertinggi jan-april 2018 adalah ispa dan posisi ke dua myalgia (capek2) sesuai tabel
2. ORI Difteri :
ORI putaran 1 : Februari 2018
ORI putaran 2 : Juli 2018
ORI putaran 3 : Desember 2018
Akan dilaksanakan imunisasi lanjutan
3. Sosialisasi catin (calon pengantin)
Yang di laksanakan hari kamis, 8 maret 2018 di ruang pertemuan puskesmas gundoh dengan peserta 12 catin
4. Sosialisasi pasangan usia subur tesiko tinggi (4T.ALKI)
dilaksanakan 9 april 2018 tempat balai rt. 4 bubutan kulon dan peserta pasangan usia subur
5. Forum Komunikasi Imunisasi dan Masyarakat peduli imunisasi
Dilaksanakan kamus 12 april 2018 tempat ruang pertemuan puskesmas gundih
6. Gosip imunisasi
. Katanya imunisasi itu berbahaya
. Autis disebabkan oleh vaksin MMR
. Vaksin mengandung lemak babi
. ASI dapat diganti dengan minuman hetbal

Sisialisasi tentang pentingnya ASI

pemerintah kota Surabaya membuat program yaitu kampung ASI dimana ASI sangat penting bagi bayi yang menyusui berguna untuk kekebalan tubuh bagi bayi

Print Friendly and PDF

Kamis, 26 April 2018

Kordinasi Kader Lingkungan

Kamis, 26 April 2018 di Aula Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan -Kota Surabaya dilaksanakan kegiatan kordinasi kader lingkungan yang berada di Kelurahan Gundih.
Kegiatan yg dihadiri Lurah, LPMK, Faskel lingkungan Kelurahan, Kecamatan, Ketua RW dan Karling RW.
Dari sambutan Lurah Gundih Puput Pujiastuti bahwa kampung Gundih adalah kampung lingkungan yang tidak lepas dari kader lingkungan sebagai fasilitator dan juga diharapkan ada pertemuan rutin yang diadakan sebulan sekali.
Untuk menghadapi lomba MDS 2018 diharapkan dapat diikuti perwakilan semua RW dari 10 RW.
Susunan acara pertemuan :
1. Pembukaan
2. Sambutan Lurah Gundih
3. Sambutan LPMK
4. Sambutan FasKelLing
5. Sambutan FasCamLing
6. Tanya jawab
7. Penutup
Dalam inti pertemuan ini adalah kordinasi lomba MDS 2018 Kota Surabaya yang disosialisasikan Faskel Kecamatan Bpk. Rasmadi pada acara itu juga.













Print Friendly and PDF

Selasa, 24 April 2018

Pertemuan RSDK

Pertemuan Yang Menentukan prioritas penerima RSDK 2018 yang diadakan oleh UPKM Gundih yg dihadiri Dinsos, Lurah, LPMK, Babinsa, Bimaspol, KetuaRW dan Tokoh Masyarakat di Aula Kelurahan Gundih





Print Friendly and PDF

Rabu, 18 April 2018

Peringatan Hari Kartini

Add caption
TP-PKK Kelurahan Gundih ikut menyemarakkan kegiatan Hari Kartini dan Bakti Sosial.Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Gundih yang dihadiri Lurah, Ketua LPMK, Kader PKK Kelurahan dan kader PKK dari masing-masing RW.
Acara di kemas semeriah mungkin dan tidak lupa menyanyikan lagu Ibu Kartini, tidak hanya itu diadakan fasion show baju kebaya.
Acara di tutup dengan bakti sosial diperuntukkan untuk lansia tidak mampu.





Print Friendly and PDF

Selasa, 10 April 2018

Surabaya Bus

Warga Surabaya dan sekitar, mulai hari Sabtu (7/4/2018), sudah dapat memanfaatkan layanan Suroboyo Bus hanya bermodalkan sampah plastik. Apakah itu benar!

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, berkata bahwa saat peluncuran Suroboyo Bus di depan Gedung Siola, Surabaya, Jawa Timur, mengatakan penumpang yang akan naik kendaraan ini tidak perlu membayar.

“Tapi cukup membawa 3 botol plastik ukuran besar atau 5 botol plastik ukuran tanggung, 10 gelas air mineral, kantong kresek, serta berbagai kemasan plastik,” Sabtu (7/4/2018).

Penumpang dapat menukarkan sampah plastik itu di Bank Sampah yang telah ditunjuk. Ada drop box juga di setiap halte atau di Terminal Purabaya (Bungurasih), yang telah kerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya. Sampah yang telah ditukar akan diberi kartu setor sampah, untuk selanjutnya diberikan tiket naik Suroboyo Bus.

“Dengan sampah plastik, penumpang dapat keliling Surabaya selama dua jam,” ujar Risma.

Sampah-sampah yang terkumpul nantinya akan diolah oleh Bank Sampah, menjadi sesuatu yang bernilai bagi lingkungan. Ada tiga bank yang sudah kerja sama yaitu Bank Sampah Induk Surabaya, Bank Sampah Bintang Mangrove, dan Bank Sampah Pitoe.

“Ini komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk menanggulangi sampah plastik, yang tidak dapat hancur ratusan tahun,” terang Risma.

Hadi, warga Surabaya, mengaku senang dengan adanya transportasi massal berbayar sampah plastik ini. Warga dimudahkan dan hemat secara ekonomi. “Bagi kami yang setiap hari pulang pergi Sidoarjo-Surabaya, sangat terbantu karena tidak keluar biaya,” ujarnya.

Suroboyo Bus memiliki rute dari Terminal Purabaya di Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, melintasi jalur utama Kota Surabaya, seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Wonokromo, Terminal Joyoboyo, Jalan Raya Darmo, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Embong Malang, Jalan Blauran, Jalan Bubutan, Pasar Turi, Jalan Indrapura, dan Jalan Rajawali. Sedangkan rute sebaliknya melewati Jembatan Merah, Jalan Pahlawan, Jalan Tunjungan, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Raya Darmo, Jalan Wonokromo, Jalan Ahmad Yani dan kembali ke Terminal Purabaya.

Print Friendly and PDF

Senin, 05 Februari 2018

Kecamatan Bubutan Kampaye Peduli Anak

Kecamatan Bubutan Kampaye Peduli Anak

Surabaya – Pemerintah Kota melalui sekretaris daerah Kota Surabaya mengintruksikan kepada seluruh kecamatan untuk menggelar aksi simpatik serentak ”Kampaye Peduli Anak” di setiap wilayah kecamatan se-kota surabaya bersama muspika kelurahan, Kader PKK dan siswa-siswi dan pelajar serta warga kota surabaya.

“Hari ini mari kita sebagai warga surabaya harus bisa peduli terhadap nasib anak-anak, jangan sampai anak-anak kita menjadi korban kekerasan,” Teriak salah satu orator kecamatan Bubutan surabaya.

“Mari kita luangkan waktu sebanyak mungkin untuk anak dimanapun berada dan ciptakan lingkungan yang sehat dan bersih bagi anak-anak,” Ujar Eko Kurniawan Purnomo Camat Bubutan Surabaya

Kecamatan Bubutan Surabaya mengatakan, Aksi simpatik Kampaye Peduli Anak secara serentak se kota surabaya bertujuan untuk mengingatkan pada warga kota surabaya bahwa anak adalah masa depan kita yang harus diperhatikan bersama-sama dan anak juga merupakan generasi bangsa indonesia.

Salah satunya kecamatan Bubutan bersama muspika kelurahan, siswa-siswi dan pelajar diwilayahnya berpartisipasi dalam aksi simpatik Kampaye Peduli Anak di kawasan depan monumen tugu pahlawan mereka berorasi secara bergantian dan membawa berbagai poster dan spanduk bertuliskan ,”Penuhi Hak-Hak Kami Sebagai Anak” – ”Jangan Ada Kekerasan Pada Anak”


Menanggapi maraknya kekerasan terhadap anak, Eko mengingatkan, Bahwa anak adalah harta atau salah satu warisan bagi kita (Orang Tua) disaat menjelang di masa tua hingga tiada, karena doa anak yang soleh akan selalu mengalir kepada orang tuanya dan anak-anak juga merupakan kebanggaan bagi orang tua.

“Ketika anak-anak kita berhasil meraih masa depan, orang tua akan merasa bangga dan tidak meminta apapun dari anak, iklas untuk anak,” Imbaunya.

Di lokasi aksi Kampaye Peduli Anak, Salah satu kader PKK Kecamatan Bubutan Surabaya mengatakan, Kita sebagai orang tua harus bisa lebih peduli perhatian dalam memberikan kasih sayang terhadap anak-anak, karena anak merupakan kebanggaan bagi orang tua apapun kondisinya.

“Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban kejahatan maupun kekerasan, mari kita bersama-sama menjaga anak dengan baik dan benar di lingkungan kita.

Dari pantuan, Aksi simpatik dilakukan oleh Kecamatan Bubutan Surabaya bersama Muspika Kelurahan,TNI (Danramil), Siswa-Siswi/Pelajar, Kader PKK, Duta Wisata Kota Surabaya dan tokoh masyarakat sebagai bentuk ikut berpartisipasi mensosialisasikan kampaye peduli anak merupakan salah satu progam pemerintah kota surabaya.(TH)
Print Friendly and PDF